Hal yang Harus Anda Ketahui tentang Augmented Reality

Bandung, Qubic360 - Teknologi yang sedang booming saat ini, Augmented Reality (AR) harus Anda ketahui sebagai ladang Anda mempromosikan bisnis Anda.



Tekonolig AR ini menjadi bagian positif dalam perkembangan teknologi terutama pada bidang bisnis dan hiburan. Karena dengan adanya teknologi AR ini Anda bisa lebih mudah dalam mendapatkan segala informasi. Salah satunya sebagai media pemasaran bisnis ataupun sebagai sarana hiburan game.

Anda yang bergaul dengan teknologi harus tahu mengenai lima hal penting dari Augmented Reality.


1. Muncul Pertama Kali 1968


Augmented Reality adalah teknologi yang ditemukan oleh Ivan Sutherland pada 1968. Saat itu Ivan mengembangkan sistem tampilan yang dipasang di kepala untuk pertama kalinya. Inilah cikal bakal lahirnya Augmented Reality. Istilah Augmented Reality sendiri dicetuskan oleh periset Boeing bernama Tim Caudell pada 1990.


2. Berbentuk 3 dimensi


Augmented Reality adalah teknologi digital untuk memuat informasi dalam format video, teks atau gambar ke objek sehari-hari di dunia nyata. Informasi yang akan disampaikan dibuat menjadi bentuk 3 dimensi untuk pengalaman yang lebih mengesankan.

Cara kerja teknologi AR, pertama-tama pengguna menggunakan pemindai pemicu AR menggunakan perangkat yang tersedia. Aplikasi AR akan mencari pola gambar atau video untuk ditampilkan melalui tampilan dari kamera perangkat. Saat orang tersebut memindahkan perangkat, overlay AR juga akan bergerak, memungkinkan pengguna untuk melihat informasi yang diproyeksikan dari sudut yang berbeda.


3. Memiliki Perbedaan Besar dengan Virtual Reality

Augmented Reality memiliki arti realita tambahan. Augmented Reality didefinisikan oleh Live Science sebagai teknologi yang menambahkan dimensi lain pada cara kita memandang dunia dengan meletakkan informasi ke dalam apa yang saat ini kita alami dalam bentuk visual, suara, dan pengalaman inderawi lainnya.

Berbeda dengan realitas virtual, augmented reality mengubah realitas pada tingkat tertentu tetapi tidak menambahkan Anda ke dunia yang berbeda. Di lain pihak, Virtual Reality adalah inovasi berupa pengalaman simulasi yang mirip atau sangat berbeda dengan dunia nyata.



4. Marker dan markerless AR

Augmented Reality terbagi menjadi dua jenis, pertama adalah AR berbasis marker dimana jenis ini menggunakan penanda 2

D, seperti kode QR, barcode atau watermark. Ketika pengguna mengarahkan perangkat ke salah satu penanda ini, pengalaman AR akan hadir.

Jenis yang kedua adalah markerless AR, tipe ini menggunakan bagian mana pun dari dunia nyata sebagai pemicu untuk meluncurkan pengalaman AR. Pemicu tanpa penanda dapat berupa gambar atau lokasi. Aplikasi AR yang diinstal pada ponsel dapat menggunakan informasi GPS untuk memicu AR ketika perangkat berada di lokasi geografis tertentu dan diposisikan pada sikap tertentu.


5. Media Promosi Digital

Dunia digital sebagai periklanan sangat digemari saat ini, termasuk penggunaan AR sebagai media promosi. Salah satunya Anda bisa melihat pemasaran museum untuk kalangan milenial. Museum Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Magelang, Jawa Tengah menjadi salah satu tempat sudah mulai memasarkan AR.

Posting Komentar

0 Komentar